Gedung Pusat Kajian Islam, Jalan Veteran II No. 2, Selabatu, Cikole, Gunungparang, Kec. Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43111

Kota Sukabumi.
Kantor Majelis Ulama Indonesia MUI Kota Sukabumi tampak lebih ramai dari biasanya pada Senin pagi, 02 Januari 2026. Asisten Daerah III Pemkot Sukabumi, H. R. Imron Wardhani, hadir langsung untuk bersilaturahmi sekaligus meninjau kondisi Gedung MUI yang juga menjadi Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi.
Kedatangan Imron disambut Ketua MUI Kota Sukabumi, KH. Ahmad Nawawi Sadili. Hadir mendampingi Sekretaris Umum MUI R. Sulaeman, Ketua Baznas Kota Sukabumi Miftah Amir, serta Ketua FKUB Kota Sukabumi Ade Munhiar. Pertemuan berlangsung hangat dan terbuka. Fokus pembahasan mengarah pada rencana perbaikan fasilitas fisik gedung MUI.
Dalam kunjungan tersebut, Asda III meninjau langsung pintu gerbang, pagar, serta area parkir gedung MUI. Kondisi fisik dinilai perlu segera dibenahi agar lebih layak, aman, dan representatif sebagai pusat aktivitas keulamaan dan kajian Islam di Kota Sukabumi.
H. R. Imron Wardhani menyampaikan bahwa Pemkot Sukabumi pada prinsipnya mendukung penguatan sarana keagamaan. “Gedung MUI ini bukan hanya kantor, tapi pusat kajian dan rujukan umat. Sudah sepatutnya fasilitasnya memadai. Kami menindaklanjuti usulan perbaikan pintu gerbang, pagar, dan pengaspalan area parkir agar aktivitas keumatan berjalan lebih nyaman,” ujarnya.
Asda 3 dan Ketua Umum MUI bersama-sama berkomitmen bahwa perbaikan diharapkan ditargetkan rampung sebelum Hari Raya Idul Fitri. “Waktunya tidak lama. Harapannya sebelum hari raya sudah selesai, sehingga MUI siap menyambut Idul Fitri dan berbagai agenda keagamaan dengan kondisi yang lebih baik,” kata Imron.
Dari pihak MUI, Ketua Umum KH. Ahmad Nawawi Sadili menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkot Sukabumi. Ia menilai kunjungan ini sebagai bentuk nyata sinergi antara ulama dan umara. “Kami bersyukur dan berterima kasih. Gedung Pusat Kajian Islam ini memang sudah lama perlu pembenahan, terutama pintu gerbang, pagar, dan area parkir,” ujarnya.
KH. Ahmad Nawawi menambahkan bahwa Gedung MUI tidak hanya digunakan untuk kegiatan internal, tetapi juga menjadi ruang pertemuan lintas ormas Islam, dialog keumatan, hingga pembinaan masyarakat. “Jika fasilitasnya baik, maka pelayanan keumatan juga akan lebih maksimal. Ini bukan sekadar soal bangunan, tapi soal kenyamanan umat,” tegasnya.
Rencana renovasi ini diharapkan memperkuat peran MUI Kota Sukabumi sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni, moderasi beragama, dan pengembangan kajian Islam di daerah. Kunjungan Asda III menjadi sinyal kuat bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan terus dijaga dan diperkuat.
MSN






Gedung Pusat Kajian Islam, Jalan Veteran II No. 2, Selabatu, Cikole, Gunungparang, Kec. Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43111
