MUI Kota Sukabumi Siapkan Program Lentera Ramadhan Bercahaya, Libatkan Enam Narasumber

SUKABUMI – MUI Kota Sukabumi mulai mematangkan persiapan program Lentera Ramadhan Bercahaya yang akan diluncurkan dalam waktu dekat. Instruksi langsung disampaikan oleh Ketua Umum MUI Kota Sukabumi, KH Ahmad Nawawi Sadili, kepada Komisi Pendidikan dan Kaderisasi saat kegiatan di Pondok Pesantren Assobariyah, Rabu 18 Februari 2026.

Dalam arahannya, Ketua Umum meminta agar seluruh teknis acara segera disusun secara sistematis, termasuk penentuan narasumber dan materi yang akan disampaikan dalam tayangan tersebut.

“Saya instruksikan kepada Komisi Pendidikan dan Kaderisasi untuk segera menyiapkan narasumber dan materi yang akan direkam. Program ini harus terkonsep dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Program Lentera Ramadhan Bercahaya dirancang sebagai konten dakwah digital yang akan ditayangkan melalui kanal resmi MUI Kota Sukabumi. Konsepnya sederhana namun terarah. Setiap narasumber akan menyampaikan materi singkat dengan durasi 3 hingga 5 menit.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Mulyawan Safwandy Nugraha bergerak cepat menyusun rundown acara. Ia menjelaskan bahwa program ini akan menghadirkan enam narasumber dari jajaran pengurus MUI, dengan masing-masing membawakan lima materi tematik selama bulan Ramadhan.

“Kami langsung menyusun struktur acara dan daftar materi. Total ada enam narasumber. Setiap narasumber akan membawakan lima materi yang berbeda, sehingga konten yang disajikan tetap variatif dan terencana,” jelasnya.

Materi yang disiapkan akan mencakup tema ibadah, akhlak, penguatan keluarga, serta isu-isu aktual keagamaan
yang relevan dengan kehidupan masyarakat Kota Sukabumi. Program ini diharapkan menjadi referensi harian bagi masyarakat selama Ramadhan.

Menurut Mulyawan, pendekatan digital menjadi pilihan strategis agar pesan MUI dapat menjangkau audiens
yang lebih luas, terutama generasi muda.

“Kita ingin Ramadhan ini terasa dekat dengan masyarakat, termasuk mereka yang aktif di media sosial. Dakwah harus hadir di ruang digital dengan konten yang terstruktur dan mudah dipahami,” katanya.

Persiapan teknis terus dimatangkan, mulai dari penjadwalan rekaman hingga desain grafis tayangan. MUI Kota Sukabumi menargetkan program ini tayang secara konsisten selama bulan Ramadhan.

Dengan perencanaan yang sistematis dan kolaborasi antar komisi, Lentera Ramadhan Bercahaya diharapkan menjadi program inovasi MUI Kota Sukabumi di bulan Ramadhamn tahun ini.

Bagikan

WhatsApp
Facebook
Email
Telegram